Bab 4 Novel yang Belum Ada Judulnya

BAB 4

Hari itu Andien sedang berjalan-jalan sendirian di Gramedia, tadinya Satria ingin ikut menemaninya, namun karena ada rapat BEM mendadak, terpaksa Andien pergi sendiri. Semenjak Shandy pergi ke Seoul, Satria yang menggantikan posisi Shandy sebagai ketua BEM untuk sementara waktu, sebelum adanya acara pemilihan ketua BEM yang baru, sehingga sekarang kesibukan Satria semakin bertambah. Jadwal Satria sangat padat. Setiap hari, pulang kuliah dia harus rapat untuk penerimaan mahasiswa baru. Total Satria cuman punya waktu bebas untuk bersama Andien hanya hari Sabtu dan Minggu, namun hal itu pun jarang terjadi, karena Satria harus turut mengurusi perusahaan milik keluarganya, karena Satria adalah anak lelaki satu-satunya, kakaknya yang perempuan sudah menikah dan sekarang ikut suaminya tinggal di Jepang, sehingga urusan bisnis keluarga, Satria harus turun tangan juga. Makanya sekarang Andien jarang terlihat berdua dengan Satria lagi. Saat sedang asyik melihat buku-buku terbaru, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahunya, Andien lalu melihat kearah orang tersebut, yang ternyata adalah Shaina adik Shandy.
Read More

Advertisements

Bab 3 Novel yang Belum Ada Judulnya

BAB 3

Sore itu saat sedang mengendarain new CRV putihnya, Shandy melihat sosok gadis yang disukainya sedang berdiri di Pangdam dekat kampus.

“Baru balik, Dien?” tanya Shandy sambil membuka kaca new CRV putihnya.

“Iya nie, gue lagi nunggu bus lewat,” jawab Andien sambil tersenyum pada Shandy.

“Mau balik bareng?” Shandy menawarkan. Mendengar tawaran tersebut senyum Andien semakin lebar. Tanpa pikir panjang dia langsung mengangguk dan masuk kedalam new CRV putih milik Shandy.
Read More

Bab 2 Novel yang Belum Ada Judulnya

BAB 2

Siang itu Andien sedang berjuang menahan sengat panas matahari yang mengenai tubuhnya. Saat itu dia sedang terdampar di Palasari, tempat berkumpulnya penjual buku-buku murah.

“Ya Allah, panas banget sie hari nie!” keluh Andien sambil mengelap keringat didahinya dengan tissue. Sebenarnya dia ingin sekali buru-buru pulang ke rumahnya, namun mengingat ada buku panduan kuliah yang harus dibelinya, maka dia mau tak mau harus pergi dulu ke Palasari. Saat dia sedang asyik menjelajah setiap kios yang ada, dia berpapasan dengan Satria.
Read More

Bab 1 Novel yg Belum Ada Judulnya

BAB 1

Pagi itu, parkiran di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik terlihat sangat lengang, hanya ada beberapa mobil disana, termasuk mobil new CRV putih milik seorang cowo berwajah tampan, bertubuh tinggi atletis, dan berkacamata, ketampanan yang dimilikinya semakin tampak sempurna karena dia memiliki sepasang dimple yang akan muncul jika dia sedang tersenyum. Cowo itu bernama Shandy Erlangga, atau biasa dipanggil Didi. Dia adalah mahasiswa semester 5 jurusan Administrasi Bisnis. Saat dia berjalan di koridor, semua mata tertuju kepadanya. Seolah-olah ada magnet yang menarik mata mereka untuk melihat kearahnya. Shandy itu cowo populer, bukan cuman populer karena hobinya yang mendominasi semua kegiatan kampus, tapi juga populer karena wajah tampan yang dimilikinya dan juga dia sangat ramah pada semua orang. Selain itu Shandy adalah ketua BEM dan dia juga vokalis dari Earth Band, yang notabene sangat terkenal di seluruh Universitas Nusantara.
Read More