[Review] Good Fight – Christian Simamora

♥Judul♥
Good Fight
♥Penulis♥
Christian Simamora
♥Penerbit♥
Gagas Media
♥Tebal♥
512 hlm
♥Harga♥
Rp 57.000
♥Rilis♥
2012
♥ISBN♥
9789797805456
Dia tidak benar-benar mencintaimu, kau dan aku sama-sama tahu itu.
Dibawakannya kau bunga, tetapi bukan kesukaanmu.
Digenggamnya jemarimu, tetapi tidak cukup mesra.
Dia mencium bibir indahmu, lalu cepat-cepat menyudahinya.
Puaskah kau dengan cinta seperti itu?
Sampai kapan kau terus duduk di situ, menunggu dia berbalik menginginimu?
Berhentilah mengabaikanku.
Tak bisakah kau memberiku kesempatan juga?
Lirik aku sebentar saja.
Dengarkan aku sebentar saja.
Biar aku buat kau percaya, hanya aku yang bisa membeuatmu bahagia.
Hanya aku – bukan dia.
Itu tadi adalah sinopsis yang ada di belakang novel Good Fight. Novel yang cukup tebal (ya iyalah 500 halaman lebih, cin hahahaha), sebenernya udah lama banget pengen punya novel ini, tapi baru dua minggu yang lalu sempet beli ke toko buku, dan inilah reviewnya.
Novel karya Christian Simamora kedua yang aku punya setelah Pillow Talk, and guess what, saat baca ini aku sempat terkaget-kaget, karena di bagian kedua sudah ada adegan yang begitu menjurus… Dan adegan-adegan seperti itu banyak terulang di part-part selanjutnya. Hampir sama lah yah kayak Pillow Talk, tapi aku rasa yang ini lebih banyak adegan menjurus, yang membuat pikiran aku menjadi rada gimana gitu hahahahahaha
Novel yang bercerita mengenai hubungan cinta yang cukup memusingkan. Tere, tokoh utama wanita adalah selingkuhan dari Indra. Sedangkan Jet, tokoh utama pria adalah simpanan seorang wanita muda yang sudah bersuami. Bisa kebayangkan gimana complicatednya.  Kalau kata orang cinta itu gila, dan kalau kata Agnes Monica, cinta itu tidak mengenal logika, aku akan mengamininnya deh, karena kalau misalnya otak kita waras, mana mau sie kita jadi selingkuhan lelaki yang jelas-jelas udah punya tunangan, atau jadi simpenan wanita muda kaya yang udah punya suami yang sedang meregang nyawa di luar negeri. Tapi, ya itu tadi, kalau sudah cinta… Apa mau dikata :-p
Christian Simamora jago banget deh merangkai kata-kata yang bisa bikin aku ketawa dan senyum-senyum sendiri saat membacanya. Kalau untuk ceritanya sendiri sebenernya udah bisa ditebak sie, Tere dan Jet dulunya musuhan, suka saling ejek, eh karena sesuatu hal jadi deket dan saling suka. Tapi, karena cara bercerita Christian Simamora yang menyenangkan, biarpun sudah bisa menebak akhirnya bakal gimana, aku tetep ngga pernah bosen bacanya hihihii
Di belakang novel ini ada tulisan ‘Novel Dewasa’ which is tidak diperuntukan untuk anak-anak yang belum berusia 17 tahun. So, buat yang belum berusia 17 tahun, aku sama sekali tidak merekomendasikan buku ini untuk kalian baca. Dan buat yang sudah berusia di atas 17 tahun, kalau baca ini hati-hatai jadi menginginkan hal yang tidak-tidak yah, atau parahnya kayak aku, yang jadi berpikiran agak-agak menjurus hahahahaha
Entah kenapa, aku selalu jatuh cinta sama tokoh pria yang Christian Simamora (Joe di Pillow Talk dan Jethro Liem di novel ini). Tokoh-tokoh prianya selalu saja memiliki sisi manly yang sangat menggoda. Apalagi Jethro yang digambarkan bersuara berat dan serak, membuat aku membayang Jet itu adalah TOP-nya Big Bang, satu pria yang membuat aku jadi ngerasa gimana gitu hahahahaha
Pokoknya empat jempol dan lima bintang deh buat novel ini 😀
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s